Topmdi
  dot net
e-Portal of topmdi group
to our group web's site
Welcome
to our website

Info Gadget

| 30.9.2008 |

Kamera DSLR baru bermunculan, Nikon D700, Canon 5D Mark II dan disusul Sony A900 serta Panasonic Lumix G1,

| 05.9.2008 |

Tulisan Bulan September akan membahas mengenai GPS, semakin marak digunakan tetapi sebetulnya bagaimanakah GMS itu bekerja?,

News

Nokia 5800 XpressMusic dan Balckberry Bold

DSLR Sony A900 dan Panasonic G1

GPS - Alat bantu para pejalan

Sony DSLR - Kamera Sony.

BlackBerry [I]

 

INFO GADGET [September 2008]

 

GPS - Global Positioning System

 

 

 

Kalau kita tersesat ditengah hutan dan tidak bisa membedakan arah mata angin itu masih bisa diterima, nah bila ditengah kotapun kita bisa tersesat walau bisa bertanya, ini yang jadi berita ... apalagi kalau kita mau mengunjungi suatu acara yang penting atau sekedar berekreasi sambil makan disuatu tempat dan menghabiskan waktu hanya muter dari satu tempat ketempat lain tanpa menemukan tempat yang dituju.

GPS atau Global Positioning System mungkin bisa menjadi alternatif pemecahan masalahnya.

 

Kalau dulu mendengar kata GPS pasti terbayang perangkat yang canggih dan mahal serta penggunaannya sangat rumit, tetapi GPS generasi baru saat ini bukanlah hal yang mahal, rumit dan eksklusif lagi tetapi sudah merambah ke alat yang berbentuk kecil serta sederhana, mudah dipakai termasuk menjadi kelengkapan beberapa handphone type tertentu.

Apa sih sebenarnya GPS itu, apa sih untungnya buat saya sebagai orang awam dan bagaimana cara kerjanya, ini yang mungkin selalu menjadi pertanyaan beberapa orang sebelum memutuskan membeli GPS sebagai alat bantu pekerjaannya.

GPS adalah suatu system navigasi yang menggunakan jaringan 24 satelit yang mengitari orbit bumi dan memberikan data yang akurat mengenai suatu posisi tertentu di bumi.

Satelit-satelit ini dikendalikan oleh Departemen Pertahanan Amerika dan tadinya digunakan untuk menunjang system pertahanan udara mereka.

Satelit GPS pertama diluncurkan tahun 1978, lalu berkembang dengan cepat dan akhirnya ke 24 satelit beroperasi pertama kali pada tahun 1994. Usia setiap satelitnya sekitar 10 tahun sehingga perlu diadakan pembaharuan bagi satelit yang sudah masuk masa pensiunnya..

Pemerintah Amerika akhirnya mengijinkan digunakannya system navigasi satelit ini untuk umum karena manfaat yang bisa diperoleh sangat besar serta sanggup bekerja dalam situasi apapun selama 24 jam tanpa henti serta tanpa biaya pendaftaran atau juga biaya pemakaian ... lho kok enak ya.

 

Cara Kerja GPS

Setiap Satelit GPS itu mengelilingi bumi sebanyak 2 kali dalam seharinya dalam orbit yang sangat presisi serta mengirimkan sinyal informasi ke bumi. Alat Penerima Sinyal GPS setelah menerima sinyal dari satelit lalu membandingkannya dengan situasi kapan sinyal tersebut dikirimkan.

Perbedaan waktu tersebut dikalkulasikan menjadi berapa jauh jaraknya satelit tersebut saat sinyal diterima.

Dengan menghitung posisi sinyal yang diterima dari beberapa satelit, maka Alat Penerima sinyal GPS dapat menentukan posisinya saat itu berada dimana kemudian menampilkannya dalam layar LCD yang informatif.

 

Penerima Sinyal GPS harus mengunci paling tidak sinyal dari 3 satelit untuk bisa menghitung posisi 2D [latitude dan longitude] serta kecepatan dari pergerakan.

Memanfaatkan sinyal dari 4 satelit atau lebih maka pengguna GPS bisa mendapatkan data untuk posisi 3D [latitude, longitude dan altitude], makin banyak satelitnya makin halus data yang bisa diubah menjadi gambar untuk ditampilkan serta makin tinggi akurasi datanya. Setelah posisi pengguna GPS bisa ditentukan, Penerima GPS bisa menghitung dan memberi informasi mengenai kecepatan, arah, jarak dari satu titik ketitik lain serta banyak info lainnya seperti POM Bensin, Rumah Makan termasuk apakah ada jembatan atau dimana kantor polisi terdekat.

 

Seberapa akuratkah data yang kita terima di Penerima GPS kita

 Saat ini data di penerima GPS kita bisa dibilang sangat akurat  karena system di penerima GPS yang bisa mengunci beberapa paralel sinyal dengan akurasi posisi sekitar rata-rata 15 meter walau disekitar kita banyak bangunan beton atau bangunan tinggi. 

Ke 24 Satelit GPS sendiri mengorbit bumi dengan ketinggian sekitar 12.000 mile, bergerak secara konstan dengan kecepatan sekitar 7000 mile/jam mengitari bumi 2 kali dalam waktu 24 jam. Satelit GPS menggunakan Energi Matahari dengan batery backup saat tidak ada sinar matahari dan menggunakan roket kecil untuk mengendalikan satelit tetap pada jalur yang benar.

Satelit GPS memancarkan sinyal yang dikenal sebagai L1 dan L2. Jalur GPS umum menggunakan frekuensi L1 sekitar 1575.42 Mhz [UHF] dan tipe sinyalnya “line of sight”, bisa menembus kabut, kaca dan plastik tetapi tidak bisa menembus sesuatu yang solid seperti bangunan atau gunung.

 

Produk Penerima Sinyal GPS.

Saat ini sudah banyak dijual dipasar merek GPS, lebih dari 30 merek GPS beredar dipasaran dunia, saat ini ada beberapa yang bisa didaptkan di Indonesia, antara lain seperti merek Garmin, Mio, Shinco dan lainnya.

Kemajuan teknologi baik disisi hardware ataupun software serta perangkat komunikasi membuat bentuk GPS menjadi mungil dan ringan dibawa.

Mio DigiWalker C-230 bisa menjadi contoh bagaimana GPS sudah demikian mudah membantu backpacker mencari arah tujuan tertentu, ini dilihat dari namanya Digiwalker.

Mengusung CPU Samsung 2443-400Mhz, LCD 3.5” 320x240 pixel, 20 channel GPS receiver, touch screen, Software VioMap V3, Battery bisa tahan sampai 2.5 jam sehingga bisa menjadi teman perjalanan anda. Bila anda membawa mobil, ada adaptor battery untuk dihubungkan ke lighter socket.

Mio C230 sangat cepat menerima sinyal satelit untuk menentukan posisi awal saat perangkat ini dihidupkan, lalu kita tinggal menentukan titik awal [destination] dan tujuan kita dimana, maka anda akan “dituntun” sampai ditempat oleh si “Mio” ini.

Saat dicoba dari lokasi dekat Ambarukmo Plaza di Yogyakarta sebagai titik awal dan menuju Jalan Selamet Riadi Solo sebaga titik akhir, kita dibimbing dengan jelas seperti tampak di LCD sedang berada didaerah mana, sampai tempat yang terpencil serta ditunjukan adanya POM Bensin, Pos Polisi, rumah makan kalau sedang kelaparan sampai jarak ketitik tujuan tinggal berapa jauh lagi, kira-kira berapa lama sampainya dan kecepatan kendaraan kita saat itu berapa.

Mio C230 ini sudah bisa anda bawa ke sekitar Pulau Sumatra, Jawa dan Bali .. menurut distributornya sedang diusahakan untuk menambah kebeberapa lokasi lain di Indonesia.

 

 

Copyright © 2008, www.topmdi.net   -    Design by: Sunlight webdesign

Valid XHTML 1.1