|
Karena tidak ditemukan dian wei lalu menerobos kepungan musuh untuk keluar dari kota, ditengah jalan dian wei bertemu yue jing dan bertanya dimanakan Cao-Cao. "aku telah keluar masuk kota sebanyak 2 kali mencari dirinya, tetapi tidak dapat menemukan dirinya !" kata dian wei. "mari kita masuk bersama " kata yue jing.
Mereka menuju gerbang kota yang lain, tetapi bunyi suara ledakan petasan dan api yang berkobar dimanamana membuat kuda yue jing ketakutan sehingga menolak untuk lewat. dian wei akhirnya masuka sendiri kedalam, melewati api dan asap. dan dia mencari kesegala sisi. ketika Cao-Cao melihat dian wei tiba, dia tdk sempat memanggilnya dan karena asap tebal, dian wei juga tidak melihat Cao-Cao. Cao-Cao lalu mencoba unutk melewati gerbang utara lagi. dalam perjalanannya, dia melihat Lu Bu mendekat kearahnya dengan membawa tombaknya. Cao-Cao langsung memacu kudanya sekencang-kencangnya. tetapi Lu Bu berhasil mengejarnya dan mengira orang yang ditemuinya itu adalah pasukannya karena asap sangat tebal, dia bertanya, "dimana Cao-Cao ?" Cao-Cao langsung berkata, "oh, dia disana sedang terkepung ! itu dia !" sambil menujuk asal kearah seorang penunggang kuda. mendengar ini Lu Bu mengejar orang itu. hal ini membuat Cao-Cao lega dan dia pergi menuju gerbang timur. lalu dia bertemu dengan dian wei, yang lalu melindunginya dan berusaha membawanya keluar, dian wei membunuh siapa saja yang menghalangi jalan mereka. disepanjang jalur menuju gerbang timur banyak mayat bergelimpangan terkena sabetan kampak dian wei yang sangat besar. disini api berkobar dengan sangat hebatnya, batang-batang kayu berjatuhan. salah satu batang kayu besar jatuh menimpa Cao-Cao, Cao-Cao berhasil menghindar tetapi kudanya tidak dan akhirnya Cao-Caopun terjatuh, rambut, janggut dan tangannya terbakar dan menimbulkan luka. dian wei langsung menolongnya dan membawanya keluar gerbang. beruntung xiahou yun telah sampai untuk menolong, yang lalu menaikan Cao-Cao dikudanya. dan mereka berhasil keluar dari kota yang terbakar itu. tetapi mereka tetap harus bertarung hingga tengah hari. Cao-Cao berhasil kembali ke kemahnya dan semua jendralnya berkumpul untuk melihat keadaanya dan mendengar kabar kesehatannya. dia lalu bangkit dan tertawa mengenai pelarianya dari kota yang terbakar. "aku melakukan kesalahan dan masuk kedalam perangkap bodoh itu, tetapi aku akan membalas dendam," katanya. "mari kita susun rencana berikutnya segera" kata guo jia "aku akan membuat siasatnya menjadi siasatku. aku akan menyebarkan berita bohong bahwa aku telah terbakar dan telah mati td malam. dia akan segera datang menyerang setelah mendengar berita itu dan aku akan menyiapkan perangkap di bukit ma ling. aku akan mendapatkannya kali ini." "benar-benar rencana yang bagus !" kata guo jia. lalu pasukan diperintahkan untuk menggenakan pakaian berkabung dan melaporkan bahwa Cao-Cao telah tewas. dan segera setelah Lu Bu mendengar hal itu, dia mengumpulkan tentaranya dan langsung menyerang, mengambil jalan melewati bukut ma ling, dia menuju markas musuh. ketika dia melintas di bukit, dia langsung dikejutkan oleh genderang perang dan pasukan yang besembunyi disana langsung keluar menyerang dia dan mengepungnya dari segal arah. hanya dengan bertarung matimatian dia berhasil keluar dari kepungan dan dengan sisa pasukan yang dalam keadaan menyedihkan dia kembali kekemahnya di pu yang. disana dia menguatkan benteng pertahanan dan tidak keluar untuk berperang. tahun ini, hama tanaman belalang tiba-tiba menyerang dan menghancurkan banyak tanah pertanian. dimanamana terjadi kelaparan dan di daerah timur laut harga satu kereta beras adalah 50 keping perunggu. orangorang bahkan mulai menjadi kanibal. pasukan Cao-Cao yang kelaparan bergerak ke juan cheng. Lu Bu membawa pasukannya ke shan yang. akihrnya perang berhenti. di xu zhou, penjaga kekaisaran , tao qian telah berumur lebih dari 60 thn. tiba-tiba dia jatuh sakit dan dia memanggil mi zhu keruangannya untuk mengatur masa depan xu zhou. karena melihat keadaan, penasehatnya berkat, "Cao-Cao telah berhenti menyerang tempat ini karena musuhnya telah menduduki yan zhou. dan mereka sekarang melakukan gencatan senjata karena ada kelaparan di utara. tetapi Cao-Cao pasti akan menyerang kembali pada musim semi. ketika Liu Bei menolak mengambil tempat ini dari tanganmu, kau sedang dalam keadaan sehat. sekarang kau sakit, dan kau bisa membuat ini menjadi alasan pensiunum. dan dia tidak akan dapat menolak lagi." lalu utusan dikirm ke xiao pei untuk memanggil Liu Bei. dia dan kedua saudaranya langsung dibawa ke ruangan tao qian yang sedang sakit itu. tanpa berbasa-basi, tao qian langsung menyatakan permasalahan yg ingin dia bahas dengan Liu Bei. "tuan aku memintamu untuk datang karena aku tengah sakit keras dan akan mati sewaktu-waktu. aku mohon kepada mu tuan, untuk mempertimbankan dinasti han sebagai kekaisaran lebih penting dari hal lainnya dan karena itu tolong kau ambil simbol penugasan ini dan juga simbol pemerintahan. dengan begitu aku dapat menutup mataku dengan tenang." "kau mempunyai 2 putra, kenapa tidak mengangkat mereka menggantikanmu ?" tanya Liu Bei. " kedua nya kekurangan bakat. aku percaya kau akan dapat mengajari mereka ketika aku sudah tidak ada. tetapi janagan biarkan mereka memerintah." "tetapi aku tidak cocok untuk mengemban tugas ini ." jawab Liu Bei. "aku akan merekomendasikan siapa yang dapat membantu tugas mu ini. dia adalah sun qian dari bei hai." melihat mi zhu, tao qian berkata, "Liu Bei ini adalah orang yang paling cocok saat ini untuk memerintah daerah ini, kau harus melayaninya dengan baik." Liu Bei masih menolak tetapi kemudian tao qian dengan menunjuk pada hatinya sebagai tanda ketulusan dan akhirnya dia meninggal dunia. ketika upacara pemakaman berlangsung, lambang penugasan dibawa kehadapan Liu Bei. tetapi dia tidak mau menerimanya. keesokan harinya seluruh penduduk dan desa disekitar berkumpul didepan istana gubernur, bersujud dan mengeluarkan air mata, memohon agar Liu Bei menerima penugasan itu. "jika kau tidak mau, kami tidak dapat hidup dengan tenang !" kata mereka. dan dengan didesak saudara-saudaranya akhirnya dia mau menerima tugas tersebut. dia langsung menunjuk sun qian dan mi zhu sebagai penasehat utama dan chen deng sebagai sekertaris gubernur. dia memindahkan pasukannya dari xiao pei ke xu zhou dan dia membuat proklamasi untuk menyakinkan rakyat. dia juga menghadiri upaca pemakaman, dia dan seluruh pasukannya berpakaian berkabung. tempat pemakaman tao qian ada didekat sungai kuning. wasiat terakhir dari tao qian dibawa ke istana. berita mengenai kejadian di xu zhou ini sampai ke telinga Cao-Cao di juan cheng. kata dia dengan marah, "aku telah kehilangan kesempatan membalas dendam. Liu Bei ini dengan begitu saja dapat memperoleh komando untuk daerah itu tanpa perlu mengeluarkan 1/ 2 anak panah pun. dia dapat duduk tenang dan memperoleh apa yang diinginkannya. tetapi aku akan membunuhnya dan menggali kuburan tao qian untuk membalaskan dendam untuk ayahku !" perintah dikeluarkan bagi pasukan untuk bersiap-siap menyerang xu zhou. tetapi penasehat xun yu mencegahnya dan berkata," liu bang dahulu mengamankan dahulu daerahnya dan baru menempatkan tahtanya, liu xiu mengambil henei sebelum menyerang changan. mereka berdua mengkonsolidasikan kekuatan mereka dahulu baru mereka dapat memerintah seluruh kekaisaran. dengan begitu mereka dapat menyelesaikan rencana besar mereka walaupun dengan berbagai kesulitan." "tuan yang mulia, yan zhou adaalh henei mu dan itu adalah daerah yang strategis. jika kau menyerang xu zhou dan meninggalkan terlalu banyak tentara untuk bertahan, maka misimu tidak akan tercapai. jika kau meninggalkan terlalu sedikit, Lu Bu akan menyerang kita dan akhirnya kau akan kehilangan daerah ini dan tidak dapat menguasai xu zhou. daerah itu tidak kosong walaupu tao qian telah meninggal, Liu Bei ada disana dan karena rakyat mendukungnya, mereka akan bertarung mati-matian untuknya. Untuk meninggalkan tempat ini untuk hal itu adalah seperti menukarkan yang besar untuk yang kecil, untuk menukarkan batang dengan ranting. aku harap kau mempertimbangkan hal ini baik2." Cao-Cao menjawab, "bukanlah suatu rencana yang baik untuk membiarkan tentara berdiam diri saja dimasa yang sulit ini." "jika memang begitu, akan lebih menguntungkan untuk menyerang daerah timur chencheng, ying chuan dan ru nan dan memberi makan pasukanmu dengan hasil dari tanah-tanah itu. sisa-sisa pemberontak jubah kuning, he yi dan huang shao, berada disana dengan persediaan pangan dan harta hasil jarahan mereka. pemberontak macam mereka ,mudah dikalahkan. hancurkan mereka dan kau dapat memberi makan pasukanmu. lebih lagi, istana dan rakyat akan memujamu." rencana ini menyenangkan Cao-Cao dan dia dengan cepat melakukan persiapan untuk menjalankan hal itu. dia meninggalkan xiahou dun dan cao ren untuk menjaga juan cheng, sementara dia dan pasukan utamanya, dengan perintahnya maju untuk menguasai chencheng. setelah berhasil mereka pergi ke runan dan ying chuan. sekarang para pemimpin pemberontak jubah kuning, he yi dan huang shao, mengetahui bahwa Cao-Cao mendekat. mereka keluar dengan pasukannya dan melawannya. mereka bertermu dia "bukit kambing gunung". Walaupun tentara pemberontak sangat banyak, mereka kacau balau, tidak lebih dari binatang liar yang tidak terorganisir dan tidak disiplin. Cao-Cao memerintahkan para pemanahnya untuk memanahi mereka. dian wei dikirim untuk menantang berduel. pemberontak itu memilih seseorang untuk keluar dan melawan. dan hanya dalam 3 jurus, dian wei mengalahkannya. lalu pasukan Cao-Cao menekan maju dan mereka berkemah dibukit itu. keesokan harinya , haung shao memimpin sendiri tetaranya dan membuat formasi melingkar. seorang pemimpin maju untuk menantang. dia memakai sorban kuning dan jubah hijau dan senjatanya adalah gada besi. dia berteriak, "aku he man, setan yang menguncang langit. siapa yang berani melawanku ?" cao hong langsung maju dan menerima tantangan itu. dia turun dari kudanya dan mengambil pedangnya. lalu maju dan mereka berdua bertarung dalam pertarungan yang sengit dihadapan semua pasukan. mereka telah bertarung lebih dari 50 jurus dan tidak ada yang menang. Lalu chao hong berpura-pura kalah dan lari. he man mengejarnya. ketika dia telah mendekat, cao hong berputar dan melukai musuhnya dan satu tusukan kemudian mencabut nyawa he man. li dian dgn segera maju membawa pasukannya menyerang pasukan pemberontak. dan berhasil menangkap huang shao, pasukan Cao-Cao langsung maju menyerang dan menghancurkan pemberontak. hasil pampasan perang berupa makanan dan perhiasan sangat banyak jumlahnya. pemimpin pemberontak yang lain he yi, lari dengan beberapa ratus prajurit berkuda menuju bukit gepei. tetapi didalam perjalanan, mereka dihadang oleh seseorang bertubuh besar , gempal dan sedikit gemuk. dengan pinggang dan pundah yang sama besarnya dai menggunakan gada besar. dia menghalangi jalan keluar seorang diri, he yi mengambil tombaknya dan langsung menuju dia. tetapi baru saja he yi menusukan tombaknya, orang itu menarik he yi dan langsung menangkapnya dan menjadikan he yi tawanan. pemberontak yang lain ketakutan dan diperintahkan untuk turun dari kuda dan mengikat diri mereka sendiri. dan orang itu seorang diri, mengantar mereka semua seperti seorang pengembala mengemabalakan hewan. dian wei yang mengejar pemberontak itu, sampai di bukit gepei dan bertemu dengan orang kuat itu. "apakah kau juga pemberontak jubah kuning ?" tanya dian wei. "aku punya beberapa ratus pemeberontak jubah kuning yang kujadikan tawanan ?" kata orang itu. "kau..seorang diri ??? janagan mempermainkan aku, kalau memang benar dimana mereka ?" tanya dian wei. "aku akan mengatakannya kalau kau dapat merebut pedang ini dari tanganku." jawab orang itu. hal ini membaut dian wei kesal dan lalu menyerang dia. mereka bertarung selama 2 jam dan belum ada yang menang. dian wei menyerang orang itu dengan tangan kosong dan hampi saja mengenai kepalanya dengan tinjunya, tetapi malah mengenai batu yang berada dibelakangnya. batu itu hancur, orang itu bekata, "pukulanmu kuat sekali, tetapi badanku ini lebih kuat dari pada batu itu !!". dan mereka bertarung terus, hingga akhirnya kedua nya kelelahan dan beristirahat. orang itu yang pertama kali bangkit lagi dan menantang, dian wei melayaninya. mereka berdua bertarung menggunakan tangan kosong kali ini. orang itu mengeluarkan beberapa tinjunya dan merobohkan beberapa batang pohon dengan tangannya. dian wei berhasil memukulnya, tetapi bahka orang itu tidak bergerak mundur sedikitpun, melihat hal ini dia berpikir, "badannya sekuat beruang, aku tidak mungkin mengalahkannya dengan cara ini.", lalu tiba-tiba batang pohon yang dicabut orang itu di hujamkam ke badan dian wei, dian wei dengan tinjunya menghancurkan batang pohon tersebut. mereka berdua bertarung hingga malam hari tiba. sekarang karena kedua -Duanya sudah sangat kelelahan maka mereka berdua berhenti. sementar itu ada pasukan dari dian wei yang melaporkan pertarungan yang hebat itu pada Cao-Cao yang lalu segera mengikuti dan menyaksikan pertarungan itu dengan terkagum-kagum. Dikuti dengan jenderal-jenderal dan penasehat lainnya untuk menyaksikan siapa yang menang. keesokan paginya, kedua pendekar itu keluar lagi dan Cao-Cao juga melihat mereka. dalam hatinya Cao-Cao sangat senang melihat pendekar yang hebat itu dan ingin mendapatkan jasanya untuk berkerja padanya. lalu Cao-Cao meminta dian wei untuk pura-pura kalah. dian wei keluar dan menantang, sekitar 30 ronde pertarungan berlangsung dan dian wei kabur, lalu orang itu mengikutinya. orang itu mengikuti tetapi sebuah anak panah menghalanginya dan dia pun mundur. 1,5 km dari tempat itu Cao-Cao telah memasang perangkap. keesokan harinya dian wei disuruh menantang lagi. tetapi lawannya tidak mau menjawab. "kapankah pemimpin yang kalah akan keluar ?" ejek dian wei. orang itu langsung keluar dari tempatnya dan dian wei setelah bertarung sejenak, pura-pura mundur. musuhnya mengejarnya dan akhirnya masuk dalam perangkap yg Cao-Cao telah siapkan. prajurit disitu segera menangkapnya dan mengikatnya, dibutuhkan 100 orang untuk menangkapnya dan 20 orang untk mengikatnya dan menyeretnya. segera setelah Cao-Cao mendapatkan tawanannya, dia langsung keluar dari tenda dan menyuruh prajurit pergi. dan dengan tangannya sendiri dia melepaskan ikatan itu, lalu dibawakannya pakaian dan meminta dia untuk duduk dan menanyakan asal-usulnya. "Namaku adalah xu chu, aku dari qiao. ketika pemberontakan terjadi aku dan keluargaku berjumlah beberapa ratus orang membangun benteng untuk perlindungan. suatu hari pencuri datang tetapi aku telah menyiapkan batu untuk mereka. aku memerintahkan untuk melempar batu pada mereka, ini akhirnya berhasil menghalau pare pencuri itu. hari lain mereka kembali lagi dan kamu kekurangan beras. jadu aku setuju menukar lembu dengan beras. mereka setuju dan datang membawa beras dan aku menyerahkan lembu, tetapi hewan itu mengamuk dan menanduk mereka. aku langsung menarik buntuk 2 ekor lembu itu, masing-masing dengan satu tangan dan menarik mereka sejauh 100 langkah. pencuri itu sangat terkejut dan mereka tidak memikirkan mengenai lembu itu tetapi mereka langsung pergi. jadi mereka tidak pernah membuat keributan lagi didaerah ini." "Aku sudah mendengar mengenai kehebatanmu. "kata Cao-Cao. "maukah kau bergabung dengan tentaraku ?" "itu adalah keinginanku." kata xu chu. lalu xu chu memanggil pasukannya, beberapa ratus jumlahnya dan mereka semua bersujud pada Cao-Cao. xu chu diangkat menjadi jendral dan diberi hadiah emas. kedua kepala pemberontak he yi dan huang shao, dipenggal. runan dan ying chuang berhasil direbut. Cao-Cao menarik pasukannya kembali ke juan cheng. xiahou dun dan cao ren langsung keluar dan menyambut mereka dan berkata, "pengintai telah melaporkan bahwa kota yanzhou telah dibiarkan tanpa pertahanan. jendral Lu Bu, xue lan dan li feng, telah meninggalkan benteng dan menjarah daerah sekitar. kita harus bertindak sekrang. dengan pasukan kita yang baru memenangkan pertempuran, kota itu akan jatuh dalam sekali pukul." Lalu Cao-Cao segera bergerak membawa pasukannya ke kota itu. serangan sangat tidak diduga oleh kedua pemimpin xue lan dan li fang, mereka segera memrintahkan pasukan mereka untuk melawan. xu chu berkata, "aku ingin menangkap kedua orang itu sebagai hadiah perkenalan." tugas ini diberkan kepadanya dan dia berkuda maju. li fang dgn tombaknya langsung maju melawan xu chu. pertarungan itu singkat, hanya dalam 2 jurus, li fang telah jatuh. xue lan mundur dgn pasukannya. tetapi dia menemukan bahwa jembatan gantung telah direbut oelh li dian, sehingga dia tidak dapat kembali kedalam kota. xue lan memimpin pasukannya menuju ju ye, tetapi lu qian mengejar dan membunuh dia dengan panah. pasukannya tercerai berai ke 4 penjuru.dan dengan begitu yan zhou berhasil direbut. kemudian cheng yu mengusulkan mengadakan ekspedisi ke pu yang. Cao-Cao mengarahkan pasukannya kesana. pemimpin penyerangannya kali ini adalah dian wei dan xu chu. xiahou dun dan Yuan memimpin sayap kiri dan li dian serta yue jing memimpin sayap kanan. yu jin dan lu qian menjaga garis belakang dan Cao-Cao memimpin ditengah. ketika mereka mendekati pu yang, Lu Bu bermaksud untuk keluar sendiri dan menyerang, tetapi penasehatnya chen gong berkata,"jendral kau tidak boleh keluar sampai jendral yang lain tiba." "Siapakah yang aku takutkan ?" kata Lu Bu. dia tidak mendengarkan saran ini dan keluar dari kota. dia bertemu dengan musuhnya dan mulai melakukan pertemouran. xu chu langsung berhadapan dengan Lu Bu, setelah 2 0 jurus tidak ada yg menang. "Lu Bu bukanlah orang yang dapat diatasi dengan mudah." kata Cao-Cao. dan dia mengirim dian wei untuk ikut melawan Lu Bu. Lu Bu bertahan dari serangan kedua orang itu. lalu setealh 2 0 jurus lagi, mereka belum ada yang menang dan kalah. Cao-Cao mengutus xiahou dun dan Yuan untuk membantu dari dan li dian dan yue jing untuk membantu dari kanan. Lu Bu sekarang melawan 6 orang sekaligus. dian wei dan xu chu menyerang Lu Bu secara membabi buta dan xiahou dun dan Yuan berusaha mendesak Lu Bu untuk jatuh dari kudanya sementara li dian dan yue jing mengalihkan perhatian Lu Bu. Lu Bu yang marah dan terdesak, bertarung seperti orang kesetanan, dia memutar tombaknya kesekelilingnya dan menerjang siapa saja yang berada didekatnya. melihat hal ini ke 6 jendral Cao-Cao menjadi gentar dan mundur, hal ini memberika ruang buat Lu Bu untuk kabur. ketika Lu Bu sampai di jembatan gantung. dia berteriak , "bukakan gerbang, biarkan aku masuk !!" tetapi beberapa keluarga tian yang melihat Lu Bu kembali dengan kekalahan, mereka tidak membukakan gerbang. "kami telah mengikuti Cao-Cao !" kata keluarga tian itu. Lu Bu memaki-maki mereka dan mengancamnya sebelum akhirnya meninggalkan tempat itu. chen gong kabur dari gerbang timur dgn membawa kelurga Lu Bu. dengan ini pu yang jatuh ketangan Cao-Cao dan sebagai imbalan bagi keluarga tian mereka diampuni dari kesalahannya terdahulu. tetapi kata liu ye, "Lu Bu adalah binatang buas. jika kita membiarkannya hidup, dia akan menjadi bahaya yang mengancam, kita harus memburunya !" liu ye diperintahkan menjaga pu yang. Cao-Cao mengejar Lu Bu ke ding tao dimana dia bersembunyi. Lu Bu, Zhang miao dan Zhang cao, semua berkumpul dikota. gao shun dan jendral lainnya sedang keluar sedang memanen sawah. pasukan Cao-Cao tiba, tapi tidak menyerang selama beberapa hari dan mundur 15 km dan membangun benteng. ini adalah saatnya memanen dan dia memerintahkan pasukannya untuk memanen sawah. pengintai melaporkan hal ini kepada Lu Bu yang langsung datang melihat. tetapi ketika melihat benteng Cao-Cao berada dekat dengan hutan, dia takut akan ada perangkap disana dan mundur. caocao mendengar Lu Bu datang dan pergi dan menebak alasannya. "dia takut ada perangkap di hutan." kata Cao-Cao. "kita akan memasang bendera disana dan menipunya, ada parit-parit panjang dibelakang kemah, tetapi tidak ada airnya. disana kita akan memasang perangkap apabila dia datang untuk membakar hutan." lalu Cao-Cao menyembunyikan pasukannya di belakang parit kecuali sekitar 100 penabuh genderang dan dia menyuruh penduduk sekitar unutk lalu lalang didalam benteng sehingga seolah-olah benteng tidak kosong. Lu Bu berkuda kembali dan memberitahu chen gong apa yang dia lihat. "Cao-Cao ini sangat licik dan banyak tipu daya" kata penasehatnya, "janagan bertindak apapun juga." "aku akan menggunakan api kali ini dan membakar perangkapnya itu." kata Lu Bu. keesokan paginya Lu Bu keluar dan dia melihat bendera Cao-Cao dimana-mana didalam hutan .dia memerintahkan pasukannya untuk menyalakan api di berbagai sisi hutan. tetapi terkejutnya dia bahwa tidak ada orang yang keluar untuk kembali kedalam bentengnya. dia mendengar genderang perang bertabuhan dan keragu-raguan memenuhi pikirannya. tiba-tiba dia melihat sekelompok pasukan keluar dari persembunyian. dia memacu kudanya untuk melihat apa yang terjadi. signal petasan dibunyikan, tiba-tiba pasukan keluar dari persembunyian dan pemimpinya berhamburan keluar. xiahou dun, xiahou Yuan, xu chu, dian wei, li dian dan yue jing semua menyerang bersama-sama. Lu Bu terdesak dan kabur kedataran terbuka. salah satu jendralnya, cheng lian, tewas terbunuh panah yue jing. 2 / 3 pasuknnya tewas dan sisanya kembali menemui chen gong untuk melaporkan apa yang terjadi. "kita sebaiknya pergi" kata chen gong, "kota yg kosong tidak dapat dipertahankan." lalu chen gong dan gao shun beserta keluarga mereka dan keluarga Lu Bu meninggalkan ding tao. ketika pasukan Cao-Cao masuk kedalam kota, mereka tidak menemukan perlawanan berarti. Zhang cao melakukan bunuh diri dengan membakar dirinya sendir dan Zhang miao kabur ke tempat Yuan shu. dengan ini seluruh daerah timur laut telah jatuh ketangan Cao-Cao kecuali wilayah yang dikuasai Yuan shao. dia kemudian menenangkan rakyat dan membangun kembali kota-kota dan pertahanan mereka. semua ini terjadi pada thn ke 5 pemerintahan kaisar xian. (thn 195 m). Lu Bu yang melarikan diri bertemu dengan jendralnya dan chen gong. "aku hanya punya tentara kecil ini " kata Lu Bu, "tetapi masih cukup untuk melawan Cao-Cao!" Kata chen gong," Cao-Cao terlalu kuat untuk kita saat ini untuk kita saat ini.carilah tempat dimana kita bisa beristirahat dan menunggu kesempatan sebelum mencoba lagi." "bagaimana jika aku pergi ke Yuan shao," kata Lu Bu. "kirim utusan dahulu untuk melaporkan hal ini." kata chen gong. Lu Bu setuju. berita mengenai pertempuran antara Lu Bu dan Cao-Cao telah sampai di ji zhou dan salah satu penasehat Yuan shao, shen pei telah mengingatkan, "Lu Bu adalah binatang buas. jika dia mendapatkan yan zhou, dia pasti akan berusaha mengambil alih seluruh daerah ini untuknya. untuk keselamatan dirimu sendiri, lebih baik kau membantu menghancurkannya." lalu Yuan shao mengirimkan yan liang dgn 50.000 tentaranya untuk menghancurkan Lu Bu. Mata-mata yang mendengar hal ini segera melaporkan pada Lu Bu yang langsung meminta sarang chen gong. "pergilah ke Liu Bei, yang baru-baru ini berhasil mengambil alih xu zhou" kata chen gong. Lu Bu segera pergi ketempat Liu Bei. mendengar hal ini Liu Bei berkata, "Lu Bu adalah pahlawan dan kita akan menerimanya dengan hormat." tetapi mi zhu menentang putusan ini dan berkata, "dia sangat kejam, haus darah dan binatang !" tetapi Liu Bei berkata, "bagaimana bencana bisa pergi dari xu zhou jika tidak karena Lu Bu menyerang yan zhou ? dia tidak mempunyai maksud buruk, sekarang dia datang mencari perlindungan." "kakak, hatimu terlalu baik. walaupun aku akan bertindak sesuai dengan kata-katamu, tetapi akan lebih baik bila kita bersiap-siap." kata Zhang Fei. Liu Bei menemui Lu Bu yang masih sejauh 10 km dari kota dan kedua pemimpin itu saling memberi hormat dan kembali kekediaman gubernur di kota itu. setelah pesta penyambutan, mereka duduk dan berbincang. kata Lu Bu, "setelah menteri dalam negeri wang yun dan aku membunuh Dong Zhuo. li jue dan guo si memberontak dan melawan kaisar. aku dan keluargaku pergi dari satu tempat ke tempat lainnya dan tidak ada satupun orang di timur gunung hua shan yang mau menerimaku. ketika Cao-Cao yang licik itu menyerang daerah ini dan anda, tuan, datang untuk membantu, aku membantumu dengan menyerang yan zhou dan mengakibatkan pasukannya terpecah menjadi 2. aku tidak berpikir saat itu aku akan menjadi korban kelicikannya dan mengakibatkan aku kehilangan pasukan dan jenderal-jenderalku. tetapi sekarang jika kau mengijinkan, aku menyerahkan diriku padamu sehingga kita dapat bersama menyelesaikan rencana besar kita. " Liu Bei menjawab, "ketika tao qian meniggal dunia, tidak ada orang yang dapat mengurus xu zhou dan aku untuk sementara menjadi pemimpin disin. sekrang setalh kau ada disni, jendral. tampaknya akan lebih pantas jika kau yang memimpin disini." lalu Liu Bei segera mengambil lambang dan stempel penugasan dan menyerahkannya pada Lu Bu. Lu Bu sedang akan menyetujuinya, ketika dia melihat guan yu dan Zhang Fei, yang berdiri dibelakang Liu Bei, memandangnya dengan mata yang marah. lalu Lu Bu tersenyum dan berkata, "aku mungkin adalah pendekar hebat, tetapi aku tidak dapat memerintah daerah yang besar seperti ini." Liu Bei mengulangi permintaanya. tetapi chen gong berkata, "tamu yang kuat tidak akan menekan tuan rumahnya. kau tidak perlu khawatir, tuanku." pesta akhirnya berlangsung dan kediaman disediakan bagi tamunya itu dan pengikutnya. segera setelah merasa nyaman. Lu Bu kembali ke pesta itu. Liu Bei selalu bersama-sama dgn kedua saudaranya itu. ditengah-tengah perjamuan, Lu Bu meminta Liu Bei masuk kedalam ruangan yang lebih sepi. guan yu dan Zhang Fei segera mengikutinya. disana Lu Bu meminta istrinya diao chan dan putrinya yang bernama lu mei untuk memberi hormat. disini juga Liu Bei menunjukan kerendahan hatinya. Lu Bu berkata, "saudara mudaku yang baik, kau tidak perlu begitu sungkan padaku." Zhang Fei yang mendengar ucapau Lu Bu langsung marah, dan dengan matanya yang melotot dia berteriak, "siapakah dirimu berani memanggil kakakku "saudara muda" ? dia adalah kerabat kaisar yang memerintah-- daun giok dari ranting emas. ayo keluar dan kita bertarung 300 jurus untuk penghinaan ini !" Liu Bei langsung berusaha menenangkan Zhang Fei dan guan yu membawanya pergi keluar. lalu Liu Bei meminta maaf dan berkata, "adikku itu suka berbicara kasar apabila dia meminum terlalu banyak arak. aku harap kau tidak menyalahkannya." Lu Bu menganguk tetapi tidak berkata apa-apa. segera setelah semua tamu pergi. dan Lu Bu mengantarkan Liu Bei kedalam tandunya, dia melihat Zhang Fei bersenjata dan siap menyerang. "Lu Bu, kau dan aku akan berduel 300 jurus !" teriak Zhang Fei. Liu Bei meminta guan yu mencegahknya. keesokan hari Lu Bu datang untuk berpamitan kepada Liu Bei. "kau, tuanku telah begitu baik mau menerimaku. tetapi aku khawatir adikmu dan aku tidak sejalan. jadi aku akan mencari tempat lain untuk berlindung." "jendral, jika kau pergi, kesalahan ini adalah milikku. adikku yang kasar telah menyinggungmu dan harus meminta maaf. sementara itu mungkin kau dapat menempati kota yang pernah kugunakan untuk berkemah selama beberapa waktu. pergilah ke xiao pei, tempat itu kecil tetapi dekat dan aku akan memastikan bahwa kau mendapatkan kebutuhanmu." Lu Bu berterima kasih dan menerima tawaran ini. dia memimpin pasukannya dan meninggalkan kediamannya. setelah dia pergi, Liu Bei menasehati Zhang Fei untuk perbuatannya dan meminta Zhang Fei untuk tidak mempermasalahkan masalah ini lagi. Cao-Cao yang telah menguasai daerah sekitar gunung shan dong seperti yang telah di ceritakan sebelumnya. dia mengirimkan berita kepada istana dan diberikan gelar "jendral yang menunjukan kebajikan besar" dan penguasa dari feiting. Pada saat ini li jue dan guo si memimpin istana. li jue membuat dirinya sendiri menjadi wali negara dan guo si menjadi panglima besar pemimpin pasukan kekaisaran. perbuatan mereka sangat sewenang-wenang tetapi tidak ada yang berani melawan. pelindung kekaisaran, yang biao dan menteri zhu jun secara pribadi berkata pada kaisar xian, "Cao-Cao memiliki lebih dari 2 00.000 tentara dan punya banyak penasehat dan pemimpin. akan sangat baik jika kekaisarn mendapatkan bantuannya untuk mendukung keluarga kaisar dan untuk membersihkan pemerintahan dari para penjahat ini." kaisar menangis, "aku lelah dengan penghinaan dan kekasaran dari bajingan-bajingan ini dan akan sangat senang jika mereka dapat di enyahkan." aku punya rencana untuk membuat li jue dan guo si saling berperang satu sama lainnya. lalu Cao-Cao dpt datang dan membersihkan istana " kata yang biao. "Bagaimana kau dapat mengaturnya ?" tanya kaisar. "istri guo si, lady qiong sangat iri hati dan kita dapat mengambil keuntungan dari kelemahannya ini untuk memulai permusuhan." lalu yang biao menerima instruksi untuk bertindak, dengan titah rahasia untuk mendukung mereka. lalu istri yang biao. lady kai membuat alasan untuk mengunjungi lady qiong di istananya dan didalam percakapan dia berkata, "ada pembicaraan rahasia diantara jendral. suamimu dan istri dari menteri li jue. ini adalah rahasia besar, tetapi jika menteri li jue mengetahui hal ini, dia mungkin akan melukai suami mu. dan aku pikir kamu harus melakukan sesuatu dengan keluarga itu. lady qiong terkejut dan berkata, "aku telah menduka kenapa dia selalu tidur diluar rumah belakangan ini. tetapi aku tidak berpikir bahwa ada sesuatu yang memalukan terjadi. aku tentu tidak akan pernah tahu jika kau tidak berbicara. aku harus menghentikan hal itu." lady kai berpamitan, lady qiong sangat berterima kasih untuk informasi yang diberikan. beberapa hari berlalu, guo si pergi ke tempat li jue untuk makan malam. lady qiong tidak ingin dia pergi dan berkata, "li jue ini penuh kelicikan dan seseorang akan sulit menduga apa yang dipikirkannya. kalian berdua tidak sejajar dalam jabatan, mengapa kau yang harus datang ketempatnya ? apa kata-kata orang nanti ?" guo si tidak memperdulikan omongan istrinya itu dan istrinya gagal mempertahankannya dirumah. lalu sorenya beberapa hadiah tiba dari tempat li jue dan lady qiong sengaja menaruh racun dibeberaa makanan yang dikirim untuk suaminya. guo si sedang akan mencoba salah satunya tetapi segera istrinya berkata, "sangat tidak bijaksana untuk memakan sesuatu dari luar, mari kita coba pada anjing lebih dahulu ." mereka melakukannya dan anjing itu mati, insiden ini telah membuat guo si ragu akan kebaikan temannya itu. suatu hari, pada saat bubar dari sidang istana. li jue mengundang guo si ketempatnya. ketika guo si telah tiba dimalam hari, karena minum terlalu banyak, dia terkena colic (note:sakit dibelakang pinggal dekat daerah ginjal). istrinya berkata dia mencurigai ada racun dan segera memberi anti-racung dan itu menghilangkan sakitnya. guo si mulai merasa marah dan berkata, "kita melakukan semuanya bersama dan membantu satu sama lain. sekarang dia ingin melukaiku ! jika aku tidak memukulnya duluan, akulah yang akan terluka duluan ." Quo si lalu mempersiapkan pengawalnya untuk keadaan tiba-tiba. hal ini di ketahui li jue dan langsung dia marah, "jadi guo si melakukan hal-hal ini !" lalu li jue menempatkan pengawalnya dan berencana untuk menyerang guo si. kedua klan itu memiliki lebih dari 10.000 orang dan pertikaian menjadi semakin serius ketika kedua orang mereka bertengkar dibawah tembok istana. ketika berakhir, pasukan dari kedua belah pihak menjarah rakyat. lalu sepupu dari li jue, li xian, tiba-tiba mengepung istana dan memerintahkan kaisar dan permaisuri untuk masuk kedalam tandu dan memerintahkan jia xu dan zuo ling untuk membawa mereka. para pembantu istana kaisar disuruh mengikuti dengan berjalan kaki. ketika mereka keluar lewat gerbang belakang, mereka bertemu tentara guo si yang mulai menembaki tandu dan iring-iringan itu dgn panah. mereka berhasil membunuh banyak pembantu istana sebelum pasukan li jue datang dan memaksa mereka mundur. kedua tandu itu dibawa keluar kota dan akhirnya sampai ke kekemah li jue. sementara tentara guo si menjarah istana dan membawa wanita-wanita cantik yang ada disana kedalam kemah mereka. lalu istana dibakar. segera setelah guo si mengetahui dimanakah kaisar berada, dia segera datang dan menyerang kemah li jue. kaisar yang berada diantara 2 faksi yang bertikai ini sangat gelisah dan ketakutan. tentara guo si tiba dan li jue memimpin keluar pasukannya untuk bertempur. tentara guo si tidak berhasil menerobos dan akhirnya harus mundur. Li jue lalu memindahkan kaisar dan pengikutinya ke meiwo dengan sepupunya li xian. persediaan menipis dan kelaparan mulai melanda para kasim. kaisar mengirim perintah untuk mengirimkan 5 kereka beras dan 5 lembu untuk dirinya. li jue dgn marah berkata, "orang istana mendapatkan makan pagi dan malam, mengapa mereka ingin lebih ?" dia mengirimkan daging yang telah rusak dan beras rusak. kaisar sangat sedih dan merasa terhina,berkata ,"berani sekali pemberontak ini melakukan hal ini padaku !!!" penasehat kekaisaran yang qi menyarankan untuk bersabar, "li jue hanya hewan lemah, tetapi dalam keadaan seperti ini, yang mulia harus dapat menahan diri dan janagan memprovokasinya." kaisar menunduk lesu dan teridam, tetapi air mata membasahi pakaiannya. tiba-tiba seseorang masuk dan berkata, "pasukan berkuda tiba, dan golok-golok mereka bersinar terkena sinar matahari sedang mendekat untuk menyelamatkan kita." ketika mereka mendengar suara genderang perang dan gong berbunyi. kaisar segera mencari tahu siapakah dia. tetapi ternyata itu guo si dan dia sedih kembali. li jue berkata kepada guo si,"aku selalu baik padamu, kenapa kau mencoba membunuhku ?" "Kau adalah pemberontak, kenapa aku tidak boleh membunuhmu ?" balas guo si. "kau memanggilku pemberontak ketika aku menjaga kaisar ?" "kau telah menculiknya dan itu kau sebut menjaga ? " kata guo si. "kenapa banyak bicara ? marilah kita bertempur dan menyelesaikan masalah ini dalam satu pertempuran, pemenangnya mengambil kaisar dan pergi" kedua jendral itu bertempur di depan pasukannya dan tidak ada yang menang. lalu mereka melihat yang biao datang kepada mereka dan berkata, "tunggulah sebentar , oh kalian para jendral !! aku telah mengundang pejabat untuk membicarakan perdamaian." kemudian kedua pemimpin itu kembali kekemah masing-masing dan segera yang biao, zhu jun dan 60 pejabat lainnya datang ke kemah guo si. mereka semua ditaruh dalam kurungan. "kami datang dengan maksud baik " kata mereka, "dan kami diperlakukan seperti ini !" "li jue telah lari membawa kaisar, aku harus mempunyai para pejabatnya." kata guo si. "apa maksudnya ini ? satu menahan kaisar dan satu menahan pejabatnya. apa yang kau mau ?" kata yang biao. guo si kehilangan kesabarannya dan mengeluarkan pedangnya, tetapi jendral yang mi menahannya untuk tidak membunuh para pejabat. lalu guo si membebaskan yang biao dan zhu jun tetapi menahan yang lainnya didalam kemahnya. "kita adalah 2 pejabat tinggi negara dan kita tidak dapat menolong tuan kita. sungguh menyedihkan !!" kata yang biao kepada zhu jun. |