|
Gema di Ufuk Timur
|
Kehijauan menghias Bumi Semenanjung. Padang ilalang bekas peperangan dan terbakar pun tumbuh kembali. Ilalang dan rumput muda yang mengundang kelompok rusa, kancil, serta banteng untuk beramai-ramai mencari makan.
|
|
Read more...
|
|
|
XVII. RASAMALA Seperti hujan yang turun merata hampir di seluruh Nusantara, demikian pula berita tewasnya Tumenggung Alap- alap, yang juga seorang Kapten Kompeni yang terkenal gagah berani, tersebar ke seluruh Nusantara.
|
|
Read more...
|
|
XVI. PUDAR Musim hujan memang datang terlambat tahun ini. Meski begitu mendung tak bisa terus-menerus menahan kandungannya.
|
|
Read more...
|
|
Niat Mas Ramad menyuruh istrinya berangkat ke utara dibatalkan. Sayu Wiwit ingin mengikuti suaminya ke desa Sentong dan Puger. Jika perlu mereka akan menuju ke Nusa Barong. Mereka ingin menyampaikan hasil-hasil pertemuan di Bayu yang terakhir.
|
|
Read more...
|
|
Tanpa perintah lebih dulu, air mata Ayu Prabu melata perlahan demi mendengar kisah Sayu Wiwit itu. Dan nurani mendorongnya bergerak merangkul Sayu Wiwit. "Kanda...," bisik pengakuannya tulus.
|
|
Read more...
|
|
Setelah mencuci kaki mereka masuk dan duduk di atas kursi bambu. Keduanya berhadap-hadapan sambil menikmati sirih. "Tak ada yang perlu disesali." Ayu Prabu mengembalikan kepercayaan dirinya. "Sekarang giliranmu bercerita. Tentu ada pengalaman besar sehingga membuatmu diangkat menjadi Ratu oleh orang-orang Jember dan Puger, bahkan sampai Bondowoso."
|
|
Read more...
|
|
Tak pernah terbayang sebelumnya oleh Imhoff dan Montro, bahwa mereka akan berlabuh di bibir sebuah dusun mungil. Kesunyian menyambut mereka. Pohon-pohon bakau, kelapa, pisang, dan rumput-rumput serasa memandang barisan yang telah berkurang seperempat dari jumlah kala dibariskan di kota Surabaya dulu.
|
|
Read more...
|
|
XIV. MAWAR BERBISA Angin bertiup-tiup tiada. Tertahan dahan dan dedaunan. Namun tetap saja merambat ke mana-mana. Bukan cuma ke seluruh Blambangan, tapi juga ke Bali, Batavia, Surabaya, bahkan juga ke Makasar, dan Bengkulu. Dan angin itu merambat terus membawa bau mesiu. Berita kekalahan Kompeni yang dipimpin oleh Biesheuvel itu bukan cuma dibawa oleh burung-burung.
|
|
Read more...
|
|
Juru Kunci mengernyitkan kening. Menunggu beberapa bentar. Tapi tetap bisu. Tampak olehnya mereka dibasahi oleh peluh mereka sendiri. Laki-perempuan, dipanggang mentari. "Kenapa kalian diam? Kami bukan Wong Agung Wilis yang suka membunuh dan melindas. Jangan takut!" ujar Juru Kunci. Ia ingin membandingkan pemerintahannya yang menjanjikan kemakmuran seluruh kawula secara menyeluruh itu dengan Wong Agung Wilis yang menghukum banyak orang.
|
|
Read more...
|
|
XIII. TIADA LAGI BULAN BUNDAR Angin bertiup lembut. Mengusir kabut pagi yang enggan berlalu. Sekalipun malas, namun mentari tidak pernah ingkar dari kewajibannya. Menjanjikan lintasan demi lintasan. Yang kemudian disebut waktu.
|
|
Read more...
|
|
XII. DERWANA DAN INDRAWANA Sesungguhnya Indrawana bukan merupakan belantara yang sukar ditembus. Sedangkan Derwana merupakan daerah pegunungan di lereng Gunung Merapi di atas lembah Indrawana. Digambarkan sebagai hutan milik dewa-dewa, karena di dalam hutan itu banyak bunga-bunga yang tumbuh.
|
|
Read more...
|
|
XI. NYANYIAN SURGA Dalam laporan yang dibacakan di depan sidang darurat Dewan Hindia, Biesheuvel menulis bahwa pembelotan yang dilakukan oleh serombongan bintara itu adalah karena mereka sudah jenuh bertugas di daerah Blambangan. Daerah yang sebenarnya sangat subur dan kaya. Banyaknya kematian orang-orang Belanda pada masa pemerintahan Colmond yang singkat telah membuat orang takut bertugas di Blambangan.
|
|
Read more...
|
|
X. BUKAN HANYA MIMPI Bulan Jita atau Jistya merupakan bulan ketiga musim kemarau yang berlaku di Blambangan dan Bali atau Jawa pada umumnya. Udara gerah melanda mana-mana walau kadang masih disertai angin. Di Samudra Kidul ombak setinggi-tinggi bukit. Ya, bulan itu bagi penanggalan Belanda adalah bulan Juni. Nelayan di pantai selatan harus menghitung dengan sungguh-sungguh jika hendak melaut.
|
|
Read more...
|
|
IX. SEGUMPAL MENDUNG Pemerintah VOC menganggap dengan dibuangnya dua tumenggung serta seorang patihnya dan seluruh keluarganya ke Seilan akan menghentikan semua pembangkangan yang ada di Blambangan. Dan dengan begitu akan membuat orang Blambangan takut. Memang ketakutan orang Blambangan diperlukan oleh Kompeni.
|
|
Read more...
|
|
VIII. PETIR DI MUSIM KEMARAU Gema nama Wilis kian berdengung di setiap sudut Bumi Semenanjung Blambangan. Walau cuma tinggal gema. Namun nama itu ternyata mampu membangkitkan keberanian yang sirna karena keganasan perang. Perang yang tidak pernah membawa kemenangan bagi kawula Blambangan. Baik dengan Bali maupun melawan Belanda.
|
|
Read more...
|
|
Setiap keadaan menumbuhkan pemikiran yang tersendiri. Lingkungan memang mempengaruhi jalan pikiran manusia, demikian ungkapan seorang bijak. Demikianlah kenyataan yang dialami Jaksanegara. Kebiasaan melihat dan berkumpul dengan penguasa Kompeni membuatnya mendapat keinginan baru.
|
|
Read more...
|
|
VII. TEKA-TEKI Pergeseran bintang-bintang memang tampak lamban dari bumi. Seperti siput yang merangkak. Mungkin saja lebih lamban. Namun jika ia telah menghabiskan perjalanannya dari ufuk timur ke ufuk barat, berarti ia telah menambah usia bumi. Dan semakin tua usia bumi, semakin kaya bumi akan cerita tentang kisah anak manusia. Yang dialami oleh Biesheuvel adalah kisah tersendiri.
|
|
Read more...
|
|
VI. SAPAAN DARI SEBERANG
Siapa akan pernah menduga bahwa rumah besar yang berdiri tepat di tengah desa Songgon itu akan menjadi tempat dari awal titik balik pandangan Suratruna maupun Sutanegara. Pandita muda itu bukan cuma mengagumkan. Tapi juga menarik hati setiap orang yang datang kepadanya. Begitu juga kala ia menerima kehadiran dua orang pembesar dari Lateng itu.
|
|
Read more...
|
|
V. PUTING BELIUNG Terik mentari kian menyengat bumi. Langit bersih. Awan putih terbang berarak tidak menghalangi panas yang membakar kulit manusia dan bumi. Pematang-pematang sawah menjadi sepi. Sepi dari rumput yang hijau. Sepi dari kidung anak gembala. Panen tak sebaik tahun-tahun I sebelumnya. Musim kemarau serasa amat panjang.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 2 |
|
|
Info Gadget
New Interactive TV E...
BOSTON – May 21, 2012 – Next-generation TV has arrived. At The Cable Show in Boston (May 21-23, Booth #733), Motorola Mobility, Inc. (NYSE: MMI) is showcasing the revolutionary entertainment discovery experience that will be launching in North American homes later this year.
Read More...
Panasonic's Premium ...
SECAUCUS, NJ (May 21, 2012) – Today, Panasonic announced a new digital interchangeable standard zoom lens, the LUMIX G X VARIO 12-35mm/F2.8 ASPH./POWER O.I.S. (H-HS12035). The newest addition to the company's premium lens brand "X," which is compatible with the Panasonic LUMIX G Series and complies with the Micro Four Thirds™ system standard, this lens offers a versatile zoom range of 12-35mm (35mm camera equivalent: 24-70mm) and features constant F2.8 aperture brightness at entire zoom range.
Read More...
VIA Announces Ultra ...
Delivers power efficient dual core processing in a ruggedized chassis system for a diversified range of embedded applications
Taipei, Taiwan, May 17, 2012 - VIA Technologies, Inc, a leading innovator of power efficient computing platforms, today announced the VIA AMOS-3002, an ultra compact, fanless system designed around the tiny VIA EPIA-P900 Pico-ITX board. The VIA AMOS-3002 provides embedded customers with a system that delivers all the latest features and digital media standards required for a diversified range of embedded applications including telematics, in-vehicle control, machine to machine controller (M2M), digital signage and kiosks.
Read More...
Natural - Herbal
Info Kesehatan
Inflammation of the Uterus 24/09/2011 |
The uterus, often called the womb, is the most delicate organ of woman. It is liable to disorders of various kinds. Inflammation of thi [ ... ]
|
Arthritis 21/09/2011 |

The word ‘arthritis’ means ‘inflammation of joints’. It comes from two Greek words, athron meaning joints and its meaning inflammation. It is a chro [ ... ]
| | Artikel Lainnya |
Jualan Produk Herbal?

My Journey
|